Sebagian besar orang mengira bahwa pekerjaan di bidang akuntansi sebuah perusahaan adalah sama saja. Padahal di dalam sebuah perusahaan, kita akan menemui dua jenis akuntansi yang berbeda, yaitu Akuntansi Keuangan dan Akuntansi Manajemen. Meskipun kedua jenis akuntansi tersebut sama-sama bertugas membuat laporan keuangan, namun terdapat beberapa perbedaan diantara keduanya. Perbedaan akuntansi keuangan dan akuntansi manajemen bisa dilihat dari beberapa aspek. Berikut penjabaran perbedaan akuntansi keuangan dan akuntansi manajemen

 

Akuntansi Keuangan

Akuntansi keuangan adalah spesialisasi akuntansi yang menangani laporan keuangan perusahaan yang bersifat eksternal. Dalam akuntansi keuangan, laporan keuangan yang dihasilkan biasanya juga digunakan oleh pihak eksternal seperti pemegang saham, pengawas perpajakan pemerintah dan kreditur. Laporan keuangan yang dikeluarkan oleh bagian akuntansi keuangan bersifat periodikal atau dikeluarkan dalam kurun waktu tertentu seperti satu tahun fiskal atau pajak. Selain itu, laporan keuangan yang dikeluarkan oleh akuntansi keuangan memiliki format standar yang jelas (Baca juga mengenai [highlights]Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia[/highlights]). Jenis laporan keuangannya berupa neraca, laporan laba-rugi, laporan arus kas dan lain-lain.

Isi laporan keuangan dari bagian akuntansi keuangan mencerminkan kondisi perusahaan secara keseluruhan. Sehingga pembaca atau pengguna laporan tidak bisa melihat kondisi dari suatu cabang tertentu dari perusahaan tersebut. Secara isi, laporan keuangan dari akuntansi keuangan bersifat umum dan ringkas. Oleh karena itu, laporan keuangan yang dikeluarkan bagian akuntansi keuangan biasanya hanya terdiri dari 2-4 lembar saja.

Data yang digunakan untuk membuat laporan keuangan hanya bersumber dari transaksi keuangan perusahaan yang dimasukan dengan menggunakan metode jurnal entri (debet-kredit). Dalam penyusunan pelaporannya, akuntansi keuangan harus mengikuti standar pelaporan keuangan yang sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK). Fungsi laporan keuangan dari bidang akuntansi keuangan adalah untuk menentukan deviden yang dibagikan kepada pemegang saham, perpajakan, persetujuan kredit dan lain-lain. Format isi laporan keuangan dari bagian akuntansi harus sama satu sama lain. Kualitas isi laporan keuangan biasanya tidak dinilai langsung oleh pengguna, tetapi oleh auditor independen. Oleh karena itu, anda perlu

 

Akuntansi Manajemen

Akuntansi manajemen, sesuai dengan namanya adalah bagian akuntansi yang menangani pelaporan keuangan yang bersifat internal. Pengguna laporan keuangan yang dibuat oleh bagian akuntansi manajemen adalah para manajer dan eksekutif perusahaan tersebut. Laporan keuangan yang dihasilkan oleh akuntansi manajemen tidak ditentukan oleh suatu periode atau kurun waktu. Sehingga pelaporan tersebut bisa dikeluarkan secara harian, mingguan atau bulanan. Laporan-laporan yang dikeluarkan berupa laporan kas, laporan gaji, laporan penjualan, laporan biaya dan lain-lain.

Laporan keuangan yang dikeluarkan oleh akuntansi manajemen lebih spesifik. Laporan tersebut bisa hanya mencangkup kegiatan keuangan suatu departemen atau cabang dari perusahaan. Berbeda dengan akuntansi keuangan, isi laporan keuangan dari akuntansi manajemen akan lebih rinci dan detail. Sehingga laporan yang dikeluarkan bisa berlembar-lembar. Terkadang laporan tersebut bisa berupa diagram atau statistik suatu kegiatan perusahaan.

Sumber data yang digunakan untuk membuat laporan keuangan akuntansi manajemen adalah semua data yang berisi kegiatan perusahaan. Laporan yang dikeluarkan oleh akuntansi managemen tidak memiliki standar penyusunan secara global. Penyusunan laporan keuangan disesuaikan dengan aturan perusahaan. Yang terpenting adalah laporan tersebut memiliki tingkat akurasi dan relevansi dengan suatu kegiatan perusahaan. Dengan demikian isi laporan yang dikeluarkan akan berbeda satu sama lain tergantung siapa yang menggunakannya. Kualitas isi laporan akuntansi manajemen dinilai langsung oleh penggunanya. Sehingga perlu pendekatan atau metode penyajian khusus yang digunakan tergantung kepada siapa laporan tersebut disampaikan.

 

Kesimpulan

Akuntansi keuangan dan akuntansi manajemen adalah jenis akuntansi yang biasa ditemui di dalam sebuah perusahaan. Meskipun kedua jenis akuntansi ini memiliki beberapa perbedaan, namun keduanya berjalan beriringan dan dibutuhkan oleh perusahaan. Akuntansi keuangan dibutuhkan untuk membuktikan keadaan perusahaan kepada pihak luar, sedangkan akuntansi manajemen dibutuhkan untuk membuat prediksi dan keputusan oleh manajemen perusahaan. Jika anda masih bingung tentang dua jenis akuntansi ini, anda dapat [highlights]klik disini[/highlights] untuk mendapatkan demo tentang pelaporan akuntansi keuangan dan akuntansi manajemen. Disini anda juga dapat berkonsultasi dengan pakar akuntansi profesional sehingga anda akan lebih yakin dengan perbedaan dua jenis akuntansi perusahaan ini.