Aset tidak berwujud adalah aset non moneter yang tidak termasuk di dalam aset keuangan yang tidak memiliki bentuk fisik tetapi memberikan kontribusi nyata bagi perusahaan. Banyak aset tak berwujud diperoleh dari hak kontraktual atau dari pemerintah. Aset tidak berwujud sangat penting karena memiliki cash flow bagi perusahaan bagi perusahaan di masa mendatang dan dapat memberikan ijin untuk melakukan kegiatan, memperbanyak dan berproduksi dan memakai logo dan merek perusahaan lain sebagai hasil dari kontrak. Aset tidak berwujud memiliki umur manfaat yang cukup lama.

Masalah akuntansi aset tidak berwujud tidak banyak berbeda dengan masalah akuntansi aset tetap. Masalah tersebut adalah masalah harga perolehan, alokasi harga perolehan (amortisasi) dan pemberhentiannya. Aset tidak berwujud dicatat sebesar harga perolehannya. Harga perolehan aset berwujud dipengaruhi bagaimana cara mendapatkannya. Harga perolehan aset tidak berwujud meliputi semua biaya yang terjadi dalam rangka memperoleh aset tersebut. Bila aset diperoleh dengan dikembangkan sendiri maka harga perolehannya adalah semua pengeluaran yang terjadi dalam rangka pengembangan aset yang bersangkutan. Bila diperoleh dengan pembelian maka unsur harga perolehan dapat berupa: harga yang dibayar kepada penjual, biaya-biaya tambahan untuk mendapatkannya, seperti: biaya notaris dan biaya administrasi, biaya percobaan dan lain sebagainya.

Faktor-faktor yang harus dipertimbangkan dalam menentukan masa manfaat (umur) suatu aset tidak berwujud antara lain:
1. Undang-undang, peraturan-peraturan dan kontrak atau ketentuan-ketentuan yang diatur dalam kontrak.
2. Ketentuan dan syarat untuk memperbarui atau memperpanjang penggunaan yang diatur dalam kontrak.
3. Pengaruh persaingan, permintaan, ketinggalan zaman dan faktor ekonomis lainnya.
Berikut ini adalah beberapa macam perolehan nilai aset tak berwujud

1. Hak Paten
Adalah suatu hak yang diberikan oleh pemerintah kepada pihak yang menemukan sesuatu hal baru untuk membuat, menjual atau mengawasi penemuannya selama jangka waktu tertentu. Jangka waktu tersebut dapat diperbarui. Biasanya jangka waktu yang diberikan selama 17 tahun.
Yang termasuk harga perolehan patent adalah:
a. Biaya pendaftaran
b. Biaya pembuatan model atau gambar
c. Biaya percobaan dan pengembangan, dan lain-lain.

2. Hak Cipta
Adalah hak yang diberikan atau dijamin oleh pemerintah/undang-undang kepada pengarang, pemain, artis dan lain sebagainya untuk menerbitkan, menjual atau mengawasi karangannya, musik, pekerjaan pementasan, gambar peta dan lain sebagainya untuk jangka waktu tertentu dan dapat diperpanjang. Yang termasuk harga perolehan hak cipta adalah:
a. Biaya pendaftaran
b. Semua biaya yang berhubungan dengan penciptaan hasil karya.
c. Lisensi atau Konsesi

3.   Merek dagang
Merek dagang (trade merk) adalah hak tunggal yang diberikan oleh pemerintah kepada orangn atau badan usaha yang menggunakan cap, nama atau lambang usaha. Apabila biaya untuk memperoleh merek dagang tidak material maka biaya itu bisa diperlakukan sebagai beban pada periode diperolehnya. Tetapi jika biaya cukup besar, maka dikapitalisasikan sebagai aktiva tetap tidak berwujud dan diamortisasikan setiap tahun. Harga prolehan merek dagang yang dibuat sendiri oleh prusahaan adalah semua biaya yang berhubungan dengan usaha pembuatan dan pendaftarannya. Sementara merek dagang yang diperoleh dengan pembelian darr pihak lain, harga perolehannya adalah sebesar harga belinya.

4. Franchise (hak monopoli)
Adalah suatu kontrak yang terjadi antara satu pihak (misalnya: pemerintah) dengan pihak yang lain (misalnya: swasta) dalam hal ini penjamin memberikan izin kepada yang dijamin untuk mempergunakan atau mengoperasikan atau menjual barang tertentu dengan jangka waktu terbatas atau terus menerus dengan hak pencabutan kembali atau tidak.
Dalam praktek Franchise dapat digolongkan atau dikelompokkan menjadi dua, yaitu:
a. Franchise untuk produk dan jasa
Contoh: McDonald
b. Franchise lisensi untuk merek dagang
Contoh: Sepatu Nike

5.Goodwill
Adalah semua kelebihan yang teerdapat dalam suatu usaha, seperti letak perusahaan yang strategis, nama yang terkenal, pimpinan yang ahli dan lain-lain. Perhitungan goodwill dapat dilakukan dengan menghitung selisih antara nilai riil aktiva dikurangi kewajiban atau utang dengan nilai atau harga yang diserahkan oleh pemberi keistimewaan kepada yang diberi keistimewaan. Secara teoritis dikenal dua metode untuk menghitung goodwill bagi suatu perusahaan yang going concern,yaitu:
a. Kapitalisasi laba bersih rata-rata.
b. Kapitalisasi kelebihan laba rata-rata.
c. Jumlah tahun-tahun laba berlebih.
d. Nilai sekarang kelebihan laba bersih dimasa datang.

6. Biaya Pendirian Perusahaan
Adalah biaya yang terjadi dalam proses pendirian perusahaan seperti biaya notaris, izin, pajak, biaya cetak saham dan formulir, dan lain-lain. Biaya-biaya yang berhubungan dengan pendirian perusahaan dikapitalisasikan dalam rekening biaya pendirian.

7. Biaya Pengembangan Produk
Adalah biaya yang dikeluarkan didalam melakukan penelitian atau percobaan ataupun untuk memperbaiki, mengembangkan produksi maupun produknya.

8. Leasehold
Adalah hak dari penyewa untuk menggunakan aktiva tetap dalam suatu perjanjian sewa menyewa, seperti properti, pabrik dan peralatan.

Aset tidak berwujud yang walaupun tidak ada wujudnya tapi termasuk harta yang dimiliki oleh perusahaan dan tidak boleh di abaikan. Ketika investor akan menginvestasikan ke perusahaan, aset tidak berwujud juga sering diperhatikan karena aset tidak berwujud ini akan menciptakan cash flow bagi perusahaan dimasa mendatang dan pada umumnya memiliki umur manfaat yang lebih lama dibandingkan dengan aset tetap.