Akhir-akhir ini banyak kaum muda Indonesia yang mulai menyukai kegiata traveling. Ya, sejak beredarnya film “5 Cm” di tahun 2012 dan munculnya beberapa program traveling di stasiun tv swasta, kaum muda Indonesia seakan memiliki candu baru untuk dinikmati.

Alam Indonesia memang menyuguhkan pesona yang luar biasa. Tidak hanya alamnya, keramahan budaya dan tradisi Indonesia menjadi daya tarik tersendiri untuk dijadikan destinasi wisata. Dan peluang ini ditangkap oleh sebagian entepreneur untuk mulai membuka jasa penyedia traveling.

Bisnis traveling saat ini memang sedang marak karena memiliki pasar yang menjanjikan. Untuk memulainya pun sebenarnya tidak memerlukan biaya yang banyak, bahkan ada beberapa yang memulai bisnis ini tanpa biaya apapun (Baca juga Membangun Bisnis Dari Nol). Ditambah lagi keuntungan dari bisnis ini yang juga lumayan menggiurkan. Jika anda tertarik untuk memulai usaha ini, anda bisa mengikuti tips-tips berikut.

 

1.  Perbanyak pengetahuan tentang tempat-tempat wisata Indonesia

Sebagai penyedia jasa traveling, hal terpenting yang harus anda miliki adalah pengetahuan tentang tempat wisata di Indonesia. Berbagai macam jenis wisata ada di Indonesia mulai dari wisata alam, wisata budaya, wisata sejarah sampai wisata kuliner. Untuk memulainya, anda minimal bisa fokus pada satu jenis wisata terlebih dahulu. Perbanyak pengetahuan tentang destinasi bidang wisata yang anda fokuskan. Sehingga anda akan bisa lebih mengekslpor, potensi apa yang bisa anda jual ke pelanggan.

 

2.  Perluas jaringan pertemanan sesama traveler

Jaringan pertemanan penting dalam usaha traveling. Dengan jaringan pertemanan yang luas, anda akan bertemu banyak orang yang akan membantu anda membangun usaha traveling ini. Anda bisa saja bertemu dengan seorang guide, supir dari warga lokal, porter atau bahkan pelanggan dalam jaringan pertemanan itu. Jadi jangan ragu untuk mulai membuka jaringan pertemanan baru dengan orang-orang dari berbagai macam latar belakang.

 

3.  Buatlah rencana perjalanan yang menyenangkan

Dalam setiap kegiatan traveling, anda akan mengenal yang namanya rencana perjalanan atau itinerary. Itinerary adalah bagian penting dalam bisnis traveling anda. Calon pelanggan biasanya akan melihat itinerary terlebih dahulu sebelum menentukan untuk ikut jalan-jalan. Itinerary di satu penyedia traveling dengan yang lainnya bisa saja sama. Namun packaging yang menyenangkan dari paket perjalanan akan menambah daya tarik pelanggan.

 

4.  Teliti dalam membuat biaya dan pencatatannya

Selain membuat rencana perjalanan, dalam usaha traveling anda juga harus membuat rencana biaya perjalanan. Biaya perjalanan meliputi transportasi, guide dan porter, asuransi, logistik dan akomodasi. Buatlah perkiraan dengan sedikit “mencontek” atau memodifikasi dari trip yang sudah ada. Jangan lupa catat transaksi yang masuk ketika para pelanggan atau peserta mulai membayar atau ketika anda mulai melakukan booking terhadap transportasi dan akomodasi.

Pencatatan transaksi sebaiknya dilakukan secara real time online agar data anda tersimpan dengan baik dan tidak berantakan. Anda bisa menggunakan aplikasi akuntansi berbasis cloud seperti [highlights]Akuntansionline.id[/highlights]. Aplikasi ini akan membantu anda melakukan pencatatan dan memonitor transaksi keuangan anda.

 

Kesimpulan

Bisnis traveling adalah bisnis yang sangat menjanjikan saat ini. Traveling sudah menjadi hobi dan gaya hidup baru kaum muda Indonesia. Tentunya peluang ini harus bisa ditangkap agar anda dapat mengambil keuntungan dalam bisnis ini. Namun anda pun perlu memahami bahwa bisnis ini pun memiliki kompetitor yang cukup banyak. Oleh karena itu, anda harus pandai-pandai dalam membaca peluang dan kondisi yang ada. (Baca juga:[highlights]Rahasia Sukses Bisnis Online Anda[/highlights])