Saat ini teknologi berkembang dengan sangat pesat. Perkembangan teknologi ini ternyata mempengaruhi berbagai macam bidang dan aspek kehidupan. Perkembangan teknologi seperti sebuah koin yang memiliki dua bagian, satu sisi memberikan dampak baik, di sisi lain memberikan dampak buruk bagi kehidupan.

Dalam kaitannya perkembangan teknologi dengan bidang akuntansi, saat ini banyak bermunculan software atau aplikasi akuntansi di kalangan masyarakat. Mulai dari aplikasi untuk pencatatan akuntansi sederhana, sampai software yang mampu memberikan gambaran grafik dari transaksi keuangan dan penjualan.

Perkembangan teknologi di bidang akuntansi ini sama seperti di bidang lain yang memberikan dampak yang saling bertentangan. Di satu sisi, software akuntansi mempermudah perusahaan atau pengusaha dalam urusan pencatatan dan pelaporan keuangan. Namun di sisi lain, software akuntansi ini seakan menyingkirkan peran seorang akuntan di dalam sebuah perusahaan. Tentunya ini membuat para akuntan khawatir akan masa depan karir mereka.

Padahal, software akuntansi bisa saja membantu meningkatkan kinerja dan performa akuntan dalam menjalankan fungsinya. Sebagai seorang akuntan, seseorang akan dituntut untuk bekerja cepat, tepat dan akurat. Dan belum tentu sebuah software akuntansi akan menggantikan peran fungsi akuntan. Lalu fungsi apa sajakah yang penting bagi seorang akuntan yang dapat melengkapi kerja software akuntansi? Berikut kami jelaskan fungsi akuntan yang dapat melengkapi kerja software akuntansi

 

1.  Fungsi Validasi

Fungsi validasi adalah fungsi pertama dari seorang akuntan yang tidak dapat diambil alih oleh software akuntansi. Dalam sebuah pencatatan transaksi, software akuntansi hanya akan memproses data transaksi yang di-input ke dalamnya tanpa memvalidasi apakah data tersebut benar atau tidak. Disini lah peran seorang akuntan untuk melengkapi fungsi sebuah software akuntansi.

Contoh:

Sebuah perusahaan X melakukan pembayaran bahan baku Nota #244 pada perusahaan Y sebesar Rp 70 juta. Perusahaan X akan menginput data ke dalam software akuntansi dengan mengurangi saldo kas dan mengurangi utang sebesar Rp 70 juta. Namun software tidak dapat menvalidasi apakah transaksi tersebut valid atau tidak. Karena pada dasarnya, software akuntansi akan menginput dan memproses data yang masuk saja sesuai dengan prinsip akuntansi. Disinilah fungsi seorang akuntan dibutuhkan. Akuntan akan menvalidasi data yang dimasukan sesuai atau tidak dengan nota dan dokumen pendukung lain yang ada.

 

2.  Fungsi Analisa

Fungsi adalah fungsi yang hanya dapat dilakukan oleh seorang akuntan ketika sebelum dan sesudah memasukan data ke dalam software akuntansi. Software akuntansi tidak dapat menganalisa apakah input data yang dilakukan seseorang sesuai dengan keadaan sebenarnya atau tidak.

Misalnya dalam penghitungan aset barang, software akuntansi bisa saja diset pada untuk menghitung biaya penyusutan aset perperiode akuntansi. Namun, software akuntansi tidak dapat menilai secara langsung membuat penyusutan aset barang yang terjadi secara real. Akuntan lah yang bisa menilai biaya penyusutan aset yang terjadi sebenarnya. Sehingga dalam fungsi ini, seorang akuntan menjadi penting karena dapat mencatat biaya penyusutan yang terjadi secara real.

 

3.  Fungsi Rekonsiliasi

Rekonsiliasi Bank adalah suatu prosedur pengendalian terhadap kas di Bank dengan membandingkan catatan kas perusahaan secara priodik Bank mengirimkan laporan berupa kas statment yang berisi semua transaksi penyetoran selama priode tertentu. Fungsi ini hanya bisa dilakukan oleh akuntan. Meskipun di dalam beberapa software akuntansi ada fitur yang memungkinkan adanya rekonsiliasi berkala. Namun ada kalanya perusahaan melakukan rekonsiliasi secara insidentil.

Disinilah peran dan fungsi seorang akuntan sebagai investigator internal diperlukan. Sistem software tidak bisa dengan secara langsung menghitungnya, karena harus ada orang yang harus memasukan data ke dalamnya. Sehingga, akuntan lah yang mengambil peran tersebut.

 

4.  Fungsi Evaluasi

Evaluasi dan audit terhadap transaksi-transaksi yang dilakukan secara berkala penting dilakukan. Namun hal tersebut tidak bisa dilakukan oleh software akuntansi atau software audit sekalipun. Seorang akuntan lah yang berperan dalam hal ini. Karena kemampuan analisa dan dan validasi seorang akuntan yang sangat diperlukan dalam fungsi evaluasi.

 

5.  Fungsi Rekomendasi

Sebuah software akuntansi bisa menghasilkan grafik dan tabel hasil transaksi perusahaan. Akan tetapi, software akuntansi tidak bisa membuat rekomendasi atau masukan dari grafik dan tabel tersebut. Dalam hal ini, akuntan yang akan memainkan peran sebagai pembaca dan penganalisa grafik dan tabel tersebut. Hasil validasi, analisa dan evaluasi seorang akuntan terhadap grafik dan tabel transaksi akan berbentuk rekomendasi kepada perusahaan yang berguna untuk meningkatkan performa perusahaan

 

6.  Fungsi Perbaikan

Fungsi perbaikan (revisi) adalah lanjutan dari fungsi rekomendasi. Kesalahan pengukuran dan penyesuaian terhadap jurnal menjadi tanggung jawab akuntan. Software hanya sebatas mengolah data yang diinput ke dalamnya.

 

Kesimpulan

Dari penjabaran enam fungsi akuntan di atas, dapat dilihat bahwa peran seorang akuntan tidak bisa digantikan begitu saja oleh sebuah software akuntansi. Namun untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas kerja, seorang akuntan dapat saja menggunakan software akuntansi. Tentunya ini akan menjadi sebuah kolaborasi yang saling melengkapi. Di satu sisi, akuntan akan dengan mudah melakukan input data dan melakukan analisa, di sisi lain software akuntansi akan menjalankan tugasnya dengan semestinya. Seperti aplikasi akuntansi yang ada di situs [highlights]Akuntansionline.id[/highlights]. Disini, seorang akuntan dapat menggunakannya untuk membantu memecahkan permasalahan klien dengan membuat analisa transaksinya. Di dalam situs [highlights]Akuntansionline.id[/highlights] juga, akuntan atau perusahaan dapat berkonsultasi dengan pakar akuntan terkait permasalahan yang muncul dalam pencatatan transaksi. Dengan demikian, akuntan tidak perlu risau akan kehadiran software akuntansi di masa sekarang.