Memasuki era digital, berbagai macam inovasi teknologi untuk segala bidang telah semakin maju, tak terkecuali di bidang akuntansi. Pengembangan sistem akuntansi berbasis teknologi seperti software akuntansi pun mulai banyak bermunculan dengan segala keunggulannya. Software akuntansi ini memudahkan para akuntan dalam membuat laporan keuangan perusahaan serta membantu pebisnis dalam menganalisa laporan tersebut agar menghasilkan keputusan bisnis yang tepat di masa yang akan datang. Karena hal ini, banyak pemilik usaha mulai mengimplementasikan software akuntansi di dalam perusahaannya. Meskipun demikian ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan perusahaan sebelum mengimplementasikan software akuntansi di dalam perusahaannya. Hal ini dimaksudkan agar perubahan system akuntansi ini tidak menjadi penghambat atau bahkan merugika perusahaan tersebut. Oleh karena itu, kami berikan 5 kiat sukses mengimplementasikan software akuntansi berikut ini:

1. Melakukan Audit Komponen Sistem Akuntansi Perusahaan

Melakukan audit komponen sistem akuntansi yang digunakan oleh perusahaan pada saat ini sangat penting sebelum mengimplementasikan software akuntansi. Audit ini dilakukan dengan cara mencatat daftar aktiva atau harta, daftar pelanggan, daftar hutang & piutang dagang perusahaan, daftar persediaan barang dan komponen akuntansi lain yang digunakan perusahaan. Dengan melakukan audit dan pendataan ini, perusahaan dapat mengetahui kompleksifitas dari sistem akuntansi yang ada dan urgensi dari penggunaan software akuntansi. Dengan demikian, perusahaan dapat memilih, software akuntansi mana yang tepat untuk diimplementasikan.

2. Berkonsultasi dengan Akuntan Perusahaan

Sebelum anda memutuskan untuk mengimplementasikan software akuntansi, ada baiknya anda berkonsultasi dengan akuntan perusahaan anda. Akuntan anda pun nantinya akan memberikan masukan serta pertimbangan software akuntansi mana yang tepat untuk perusahaan anda. Hal ini dikarenakan yang akan menggunakan software akuntansi tersebut adalah akuntan anda. Anda pun juga dapat mengetahui seberapa besar kebutuhan untuk mengimplementasikan software akuntansi tersebut.

3. Mencoba Demo Software Akuntansi

Hampir semua perusahaan penyedia software akuntansi memberikan fitur demo atau trial kepada para calon penggunanya. Manfaatkan lah fitur demo ini untuk mengetahui lebih lanjut mengenai software akuntansi tersebut. Meskipun tidak semua fitur software akuntansi tersebut dibuka pada fitur demo, namun pengguna dapat mengetahui apakah software akuntansi tersebut dapat diimplementasikan pada perusahaannya.

4. Menyesuaikan Dengan Hardware Komputer

Tiap software akuntansi memiliki kebutuhan spesifikasi perangkat keras yang berbeda-beda. Pastikan anda menyesuaikan kondisi perangkat keras computer anda dengan software akuntansi yang anda pilih. Jangan sampai software akuntansi yang anda pilih tidak bias dijalankan di computer anda saat ini.

5. Memiliki Layanan Training Software

Sebelum anda membeli dan mengimplementasikan software akuntansi, sebaiknya anda mengecek apakah perusahaan penyedia software akuntansi memiliki layanan training atau pelatihan penggunaan softwarenya. Pelatihan ini sangat diperlukan untuk mengetahui cara penggunaan software. Sehingga anda tidak kebingungan ketika menggunakan software tersebut.